Gampang Banget ! Ini 10 Cara Cut Video di After Effect

cara cut video di after effect

Dalam dunia editing, pastinya aplikasi after effects bukanlah suatu hal yang asing. Hal itu terjadi karena after effects sudah menjadi andalan para editor, untuk mempercantik karyanya. Tetapi bagi pemula, terlebih yang masih baru belajar, apakah aplikasi ini bisa benar-benar mudah dipelajari, seperti belajar tentang cara cut video di after effect.

Dengan melihat fakta di lapangan, masih ada  beberapa orang yang belum mengenal, dan masih proses penyesuaian dengan after effects, maka penulis ingin memperkenalkannya sebagai tambahan pengetahuan. Tapi tak hanya itu, penulis juga ingin memberi tambahan  cara cut video di after effect, sebagai salah satu acuan dasar untuk mempelajari aplikasi keren ini.

Pengertian, Fitur, dan Cara Cut Video di After Effect

Dan mari kami mulai pembahasan ini, dengan mengenal terlebih dahulu apa itu aplikasi after effect, sejarah, dan juga fiturnya, baru sesudah itu kita belajat tentang cara cut video di after effect. Jangan tinggalkan artikel dari jurnalremaja ini sebelum selesai membaca, ya!

Apa itu After Effects?

After Effects adalah perangkat lunak profesional pengolah motion graphic (Grafik mobilitas digital), untuk editing konten video dan juga pengaruh visual. Software inilah yang secara luas dan Handal digunakan, untuk keperluan pembuatan video, konten multimedia, film, sampai website.

Software  After Effects punya fasilitas editing video yang lebih lengkap, dibandingkan software editing lainnya. After Effects menggait fitur lengkap dari beberapa software, di antaranya tool Shape, seperti Adobe Photoshop (Untuk membuat bentuk), tool Keyframe (Untuk mengatur kunci frame pada animasi) seperti pada Adobe Flash.

Tak hanya itu, After Effects juga mempunyai fitur Expression seperti Adobe Flash, untuk membuat motion graphic jadi seperti bergerak maju dengan menambah action script. After Effects termasuk aplikasi besutan Macromedia, lalu diakuisisi oleh Adobe dengan meng-upgrade segala fitur aplikasinya.

Software ini banyak dipakai oleh profesional editor video, desainer situs, produksi perfilman, kreator efek visual, dan program multimedia lainnya. Seperti namanya, program ini memfasilitasi banyak sekali visual Effects, ada puluhan standart Effects yang siap diolah untuk diaplikasikan ke dalam konten video grafis pada Workspace. Tak hanya perlindungan Effects yang banyak, aplikasi ini juga memfasilitasi arsip import berbentuk vektor.

Sejarah After Effects

After Effects adalah perangkat lunak yang pertama kali diciptakan oleh sebagian kreator yaitu, David Herbstman, David Simons, Daniel Wilk, David M. Cotter, dan Russell Belfer di Cosa (Company of Science and Art) berlokasi di Providence, Rhode Island yaitu kota lama Usa.

Di mana ada dua versi pertama dari perangkat lunak, 1.0 rilis pada Januari 1993, dan 1.1 yang dirilis oleh perusahaan After Effects. Pada bulan Juli 1993, Cosa dengan After Effects diakuisisi oleh Aldus Corporation dengan versi 2.0.

Tahun 1994, Adobe Inc. mengambil alih software dengan mengakuisisi perusahaan dengan versi pertama Adobe yaitu 3.0. Sampai kini, Adobe tetap menciptakan pertumbuhan dari After Effects.

Fitur After Effects

After Effects saat ini kompatibel sekali untuk editing video grafis. After Effects juga memberi tambahan fasilitas terbaik, untuk keperluan olah video dengan Motion Graphic, Visual Effects, Animasi Grafis, Compositing, dan fitur video grafik lainnya.

After Effects mengaplikasikan cara kerja dengan pertolongan sistem layer, sehingga pekerjaan tersusun dengan mudah. Kelebihan yang paling menonjol pada After Effects ini yaitu action script, dengan Expression yang bertujuan untuk menghasilkan gerakan animasi secara bergerak maju ke dalam motion graphic-nya.

1. Text Animation

Animasi teks akan membantu Kamu dalam menganimasikan kata-kata. Fitur ini juga memiliki  beberapa efek khusus, seperti menggunakan efek tipografi kinetik pada teks.

2. Vfx/Visual Effects

Dengan fitur ini, Kamu bisa membuat keajaiban visual seperti menghilangkan objek pada video, menambah animasi 3d, membuat efek cuaca pada layer video, dan menambah efek khusus untuk membuat karya terlihat ajaib dan nyata.

3. Motion Graphics

Suguhan fitur yang satu ini sangat bermanfaat sekali untuk Kamu gunakan dalam proses editing, yaitu ‘Motion Graphics’. Dengan fitur ini, Kamu bisa menganimasikan grafik mobilitas dengan pengaruh visual yang mempesona.

4. Rotoscoping

Rotoscoping ini digunakan untuk memotong gerakan objek dari video. Di fitur ini, Kamu bisa menghapus elemen dari video, dan memberi tambahan ke live-action footage. Pada rotoscope ini, Kamu juga bisa menemukan teknik pengomposisian untuk menggabungkan elemen yang bergerak dari project video.

5. Motion Tracking

Seperti nama fiturnya yaitu Motion Tracking, Kamu bisa mencari konvoi obyek dalam video. Kamu bisa mempelajari teknik dari fitur ini, untuk menyematkan elemen grafis ke dalam objek untuk menciptakan gerakan bergerak maju dan mulus, dengan pemberian kamera.

Dan itulah sedikit hidangan pembuka tentang seluk beluk after effects. Dan selanjutannya kita akan membahas tentang sesuatu yang sangat dasar, tapi harus diketahui editor, terlebih calon editor, yakni cara cut video di after effect.

Cara Cut Video di After Effect

  1. Setelah aplikasi AAE terbuka, pertama kamu harus menciptakan Composition terlebih dahulu dengan cara klik hidangan Composition kemudian pilih hidangan New Composition, untuk ukuran frame dan durasi sanggup diubahsuaikan tergantung kebutuhan, sanggup sama dengan ukuran video atau contohnya 720p.
  2. Tahap selanjutnya masukkan video ke dalam composition dengan cara klik hidangan File pilih Import kemudian pilih File lagi, pilih video yang akan diedit.
  3. Tarik video yang diimport tadi ke dalam kotak composition.
  4. Selanjutnya potong video sesuai interval waktu yang diinginkan dengan memperhatikan kotak frame time disamping kotak composition.
  5. Agar lebih gampang kamu sanggup memakai tombol zoom frame time yang terletak dibagian bawah untuk mengatur tampilan rentang waktu apakah per 5 detik atau per 1 detik, dll.
  6. Geser frame indicator atau CTI (Current Time Indicator) pada detik yang ingin dipotong.
  7. Kemudian klik hidangan Edit pilih Split Layer atau kamu sanggup memakai tombol Ctrl + Shift + D, maka layer video akan terpisah menjadi 2 bagian.
  8. Klik layer hasil pemotongan tadi yang berisi durasi video yang dipotong pada kotak composition kemudian tekan tombol Delete atau sanggup memakai hidangan Edit lalu pilih Clear.
  9. Tahap simpulan geser indikator durasi video pada kotak frame indicator ke posisi awal, kalau tidak digeser maka pada durasi kosong tersebut atau bekas potongan video akan muncul layar hitam kosong.
  10. Setelah semuanya selesai, video sanggup di render untuk melihat hasilnya.

Dan itulah cara paling mudah untuk cut video di after effect. Harapan penulis, semoga penjelasan ini menjadi acuan dan mudah dipahami oleh para pemula khususnya. Dan jika ada sesuatu yang ingin ditanyakan, atau akan memberikan kritik dan saran, boleh tulis di kolom komentar.

 

Share:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments